Letto Logika
Akhir-akhir ini Letto selalu mengisi telinga saya, karena saya baru sadar bahwa lirik di beberapa lagunya sangat menyentuh. Tidak hanya romantis, yang memberikan gambaran akan cinta terhadap sesama. Tetapi jika dicermati sedikit lebih dalam, akan terpantul cinta-cinta yang vertikal. Cinta abstraksi (opo meneh iki ^^) antara makhluk dengan penciptanya. Bisa anda bilang religius (sebenarnya saya menghindari penggunaan kata itu).
Yang membuat saya respek adalah Letto bukan band yang lebay. Sehingga baik dalam lirik maupun video clip yang mereka buat, tidak bombastis, dengan segala embel-embel kata yang religius tadi. Sehingga hanya pendengar yang cukup cerdas yang bisa melihat ke-religius-an musik mereka. Sehingga bebas bagi siapapun untuk menafsirkan lagu tersebut. Hal itu bisa diartikan bahwa lagu-lagu tersebut cukup dimaknai religius secara individu, baik itu oleh para personil Letto maupun pendengarnya. Dan jelas itu berbeda dari band-band lain yang dengan garangnya membawa nama Tuhan, sedangkan di dalam kehidupan mereka, Tuhan tidaklah primer-primer amat.
Ini adalah beberapa lagu Letto yang saya sukai:

No comments yet.